Jaminan Mutu

GPP dan Penanggulangan Obat Palsu

Posted on

Hari Selasa 17 Maret 2009 yang lalu diadakan acara peluncuran situs www.stopobatpalsu.com. Situs ini dipelopori oleh kelompok perusahaan farmasi multinasional berbasis riset (IPMG) dan didukung sepenuhnya oleh BPOM, Indonesia Sehat 2010, ISFI, dan IDI. Tujuan diluncurkannya situs ini adalah sebagai media edukasi agar masyarakat lebih peduli dengan obat palsu dan pada akhirnya bisa memutus rantai peredaran obat palsu. Baca entri selengkapnya »

Cara Penyelenggaraan Apotek yang Baik (CPAB)

Posted on

Dalam industri farmasi ada istilah Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) atau Good Manufacturing Practise (GMP). Dalam distribusi obat juga ada istilah Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB). Bagaimana di apotek ? Di apotek ada istilah Good Pharmacy Practise (GPP), yang kalau diterjemahkan kurang lebih sama dengan Cara Penyelenggaraan Apotek yang Baik (CPAB). CPAB merupakan standar kualitas pelayanan apotek. Standar ini diperlukan karena merupakan bagian penting untuk mengukur kualitas pelayanan kepada konsumen. CPAB mengatur pelayanan kefarmasian yang diberikan oleh apoteker di apotek. Baca entri selengkapnya »

Sistem Manajemen Keamanan Pangan

Posted on

Perkembangan industri pangan dewasa ini meningkat dengan sangat pesat. Seiring dengan perkembangan tersebut banyak ditemui masalah yang berkaitan dengan “food borne illness” atau penyakit yang disebabkan karena makanan. Di negara Eropa dan Amerika, permasalahan ini telah diantisipasi dengan menerbitkan suatu metode untuk melakukan risk analysis / analisa resiko terhadap bahaya yang disebabkan oleh makanan dalam proses penyediaannya. Baca entri selengkapnya »

Panduan Dasar Hygiene Makanan (VI)

Posted on Updated on

Jika anda bekerja dengan makanan, sangat penting anda ketahui bahwa anda harus bersih dan memakai pakaiana pelindung yang bersih.

SEBELUM MULAI BEKERJA
Lepaskan pakaian luar anda jauh dari area persiapan makanan. Ganti sepatu anda sehingga tanah dan debu dapat dihindarkan dari area kerja.

Baca entri selengkapnya »

Panduan Dasar Hygiene Makanan (V)

Posted on Updated on

Tempat kerja harus tetap bersih dan rapi dan didesinfeksi secara teratur. Penting untuk mengetahui bagaimana membersihkan semuanya secara teratur untuk menjaganya agar aman digunakan.

MEMBERSIHKAN SECARA TERATUR
Membersihkan adalah sebuah kerja keras yang membutuhkan energi. Agar permbersihan lebih efektif sebaiknya digunakan air panas, detergent dan beberapa usaha pembersihan secara fisik. Detergent adalah bahan kimia yang membantu melarutkan minyak dan membuang kotoran.

Baca entri selengkapnya »

Panduan Dasar Hygiene Makanan (IV)

Posted on

Bakteri merupakan penyebab sebagian besar keracunan makanan. Tiga cara untuk menghentikan keracunan makanan yaitu mencegah bakteri melekat pada makanan, mencegah bakteri yang ada pada makanan berkembang ke tingkat yang membahayakan dan membasmi bakteri yang ada pada makanan.
Baca entri selengkapnya »

Panduan Dasar Hygiene Makanan (III)

Posted on

Cara terbaik untuk untuk menghentikan kontaminasi pada makanan yaitu dengan mengetahui bagaimana bakteri atau benda lain yang tak diinginkan dapat mengenai makanan. Ini dapat terjadi kapan saja selama produksi makanan. Kontaminasi biasanya merupakan proses yang tidak disengaja, walaupun kadang-kadang disengaja.

Merupakan suatu pelanggaran untuk menjual atau menawarkan untuk menjual:
i) makanan yang telah menjadi berbahaya karena penambahan atau penghilangan senyawa-senyawa tertentu.
ii) Makanan yang tidak sesuai untuk dimakan
iii) Makanan yang sudah sangat terkontaminasi sehingga tidak masuk akal untuk mengharapkan orang mau memakannya.

(Food Safety Act 1990)
Baca entri selengkapnya »