DAMPAK PELEMAHAN HARGA MINYAK DUNIA TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA

Posted on

Sejak akhir tahun 2014, harga minyak dunia menunjukan trend penurunan yang signifikan. Berdasarkan OPEC Basket Price, harga minyak dunia saat ini turun menjadi 44,57 US$. Penurunan ini terjadi akibat ekspansi produksi shale gas oleh Amerika Serikat dan peningkatan produksi minyak dunia oleh Arab Saudi.

DAMPAK BAGI PEREKONOMIAN INDONESIA

Penurunan harga minyak mentah tidak dipungkuri ikut mempengaruhi ekonomi Indonesia, karena minyak menyumbang pendapatan Indonesia secara signifikan dan tingginya konsumsi migas di Indonesia. Beberapa dampak pelemahan harga minyak dunia

  1. Dampak Bagi Neraca Perdagangan

Indonesia merupakan salah satu negara pengimpor minyak. Penurunan harga minyak dunia sangat membantu mengurangi tekanan terhadap neraca perdagangan. Harga minyak yang rendah membuat neraca perdagangan menjadi terbantu karena nilai impor migas berkurang.

  1. Dampak Bagi Penerimaan Negara Dari Sektor Migas

Penurunan harga minyak juga membawa dampak negatif bagi Indonesia yaitu berkurangnya pendapatan negara dari sektor migas.

  1. Dampak Bagi APBN

Penurunan harga minyak dunia sangat membantu mengurangi tekanan terhadap APBN. Penurunan harga minyak memungkinkan pemerintah untuk mencabut subsidi BBM jenis premium dan memberikan subsidi tetap sebesar Rp. 1.000 per liter untuk jenis solar. Hal ini membuat anggaran subsidi BBM mengalami penurunan dari sebelumnya Rp 276 triliun pada 2014 menjadi Rp 88 triliun dalam APBN-Perubahan 2015. Kondisi ini memberikan ruang fiskal yang lebih besar untuk digunakan Pemerintah dalam pembangunan infrastruktur dan belanja lainnya.

  1. Pengangguran di Industri Migas

Penurunan harga minyak dunia membuat pendapatan perusahaan migas menurun. Sehingga untuk mengurangi biaya produksi, maka perusahaan melakukan efesiensi dengan mengurangi jumlah karyawan. Kondisi ini mengakibatkan meningkatnya pengangguran di industri migas Indonesia.

KEBIJAKAN PEMERINTAH INDONESIA

Dalam rangka menghadapi dampak penurunan harga minyak dunia, pemerintah Indonesia mengeluarkan berbagai kebijakan, yakni sebagai berikut:

  1. Kebijakan Subsidi BBM

Penurunan harga minyak dunia oleh pemerinta Indonesia direspon dengan tidak menurunkan harga BBM premium dan solar. Melainkan pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan berupa pencabutan subsidi BBM jenis premium dan memberikan subsidi tetap kepada BBM jenis solar

  1. Kebijakan Energi

Dengan turunnya harga minyak dunia, pemerintah dapat meningkatkan cadangan BBM untuk mengantisipasi lonjakan harga BBM di masa yang akan datang

  1. Kebijakan Fiskal

Merespon penurunan harga minyak dunia, pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan fiskal yang ekspansif dengan meningkatkan belanja pemerintah dan mempercepat pembangunan infrastruktur. Kebijakan fiskal yang ekspansif ini diharapkan dapat membawa multiflier effect bagi peningkatan kondisi perekonomian masyarakat dan iklim industri yang bergairah. Dan dalam rangka menarik investasi dalam dan luar negeri, pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan deregulasi peraturan yang menghambat masuknya investasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s