KKP Lakukan Konsultasi Publik Perlindungan Hiu Paus di Kupang NTT

Posted on Updated on

Dalam rangka inisiasi penetapan status perlindungan ikan hiu paus, Direktorat Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan Ditjen Kelautan Pesisir, dan Pulau -Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan telah melaksanakan pertemuan “Konsultasi Publik Fasilitasi Penetapan Status Perlindungan Ikan Hiu Paus” Pada  Tanggal 7 Juni 2012 di Hotel Greenia Kupang – NTT.

Pertemuan dibuka oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTT yang diwakili oleh Kepala LPPMHP dan dihadiri oleh perwakilan Direktorat Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan – Ditjen KP3K, Pusat Penelitian Oseanografi – LIPI, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT, Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kupang, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kupang, Balai  Kawasan Konservasi Perairan Nasional Kupang – Ditjen KP3K, Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan Denpasar – Ditjen KP3K, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam NTT, Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Kupang, Fakultas Perikanan Universitas Kristen Artha Wacana, Jurusan  Perikanan dan Ilmu Kelautan – UNDANA, Fakultas Perikanan Ilmu Kelautan Universitas Muhammadiyah Kupang,  Tim P4 KKP Laut Sawu, TNC Savu Sea Project,  Pengawas Pelabuhan Perikanan Kupang, YPSM IE HARI, dan pengumpul hiu.

Pertemuan Konsultasi Publik Fasilitasi Penetapan Status Perlindungan Ikan Hiu Paus dilaksanakan dengan tujuan: 1) Melakukan verifikasi terhadap usulan inisiatif status perlindungan ikan hiu paus; 2) Untuk memperoleh data dan informasi langsung dari instansi/lembaga yang memiliki data dan informasi awal tentang populasi ikan hiu paus; dan 3) Untuk menjaring aspirasi langsung dari masyarakat dan pemangku kepentingan

Setelah memperhatikan pengantar pertemuan atas nama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT yang disampaikan Kepala LPPMHP; 2) Pemaparan mengenai Inisiasi Perlindungan Ikan Hiu Paus oleh Cora Mustika, A. Pi., M. Si (Kasi Perancangan Konservasi Jenis Ikan Dit. KKJI); 3) Pemaparan tentang Mengenal Ikan Hiu Paus oleh Fahmi, S. Pi., M. Phil (Peneliti Madya P2O – LIPI); 4) Pemaparan tentang Status Populasi Ikan Hiu Paus di NTT oleh Jotham S R Ninef (UNDANA); 4) Pemaparan tentang Perikanan Hiu di NTT oleh Izaak Angwarmasse (Kasi Pengelolaan Pesisir dan Pulau – Pulau Kecil DKP NTT); dan 4) Saran dan masukan yang berkembang dalam pertemuan, maka peserta pertemuan menyepakati hal – hal sebagai berikut :

  1. Nelayan Bajo secara turun temurun dilarang untuk menangkap ikan hiu paus atau  Kareo Dede. Nelayan Rote dan juga beberapa nelayan daerah lainnya di NTT umumnya tidak menjadikan Hiu Paus sebagai target penangkapan atau ikan ekonomis penting, kecuali nelayan di Lamalera (Lembata) dan Lamakera (Solor).
  2. Mendukung ditetapkannya status  perlindungan jenis ikan hiu paus oleh Menteri Kelautan dan Perikanan dengan mengacu kepada Peraturan Menteri No. 03 Tahun 2010 tentang Tata Cara Penetapan Status Perlindungan Jenis Ikan.
  3. Melakukan upaya penyelamatan hiu paus yang terdampar atau yang tertangkap secara tidak sengaja dengan melaporkan segera kepada instansi terkait.
  4. Keberadaan ikan hiu paus di NTT, khususnya yang berada di Kawasan Konservasi Perairan Nasional Laut Sawu berpotensi untuk dikembangkan dan dimanfaatkan untuk kegiatan ekowisata bahari, sehingga masyarakat mendapatkan nilai ekonomi dari kegiatan perlindungan ikan ini.
  5. Pengelolaan sumberdaya ikan hiu paus, khususnya upaya konservasi ikan hiu paus harus dilakukan secara bersama-sama dengan berbagai elemen pelaku pembangunan di bidang kelautan dan perikanan (pemerintah, perguruan tinggi, LSM, swasta, dan masyarakat)
  6. Perlu adanya kajian dan penelitian yang mendalam mengenai populasi, biologi, ruaya, dan ekologi ikan hiu paus yang berada di Kawasan Perairan NTT

Dengan adanya dukungan perlindungan hiu paus dari masyarakat dan instansi terkait di Provinsi NTT, diharapakan upaya penetapan status perlindungan hiu paus dapat segera dilakukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, sehingga kelestarian sumberdaya ikan hiu paus dapat terjaga (PBS)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s