CINTA UNTUK SUAMIKU, KUMPULAN PUISI BUNDA URIP

Posted on

My Dear

Poros hidupku

Pusat cintaku

Bentang kasihku

Rona jiwaku

Suci hadirmu

Bahagia milikmu

Surga tempatmu

Langit namamu

I love you

Even i never saw you

But i can feel you

God bless you

Penantianku

Ikan-ikan menari senang

Burung-burung bernyanyi riang

Rindang pohon melambay-lambay

Seraya menyambut hadirnya

Sekejap dia hadir

Walau dia tak nampak

Dia telah menghadirkan senyum

Tak akan ada air mata atas perginya

Dia hadir dari cinta

Dia pergi untuk yang terbaik

Tuhan Maha Kuasa

Kugantungkan asa padaMu

Full hopely

When my legs can’t move

How can i get you

When my hand can’t hold

How can i reach you

Please move closer

I am going fall

Please hold me tight

I am going down

Come on…

I am waiting for you

I can’t walk

I only can pray

Please come to me

Rasa Rindu

Rona hati sedang merindu

Geliat raga ingin bertemu

Degup semakin menderu

Dengarlah laju darahku

Lihatlah getar jantungku

Kepal jemari mengharapkanmu

Kasih yang sabar

Cinta yang tulus

Menanti asa hadirmu

Cinta untuk suamiku

Bentang kasihmu tepiskan sepi

Bulir cintamu ciptakan riang

Selusin warna pelangi kasihmu

Sebagai pelengkap hariku

Sejuta buih ombak cintamu

Sebagai penyemangat hidupku

Aku adalah Hawa yang membutuhkan Adam

Aku adalah Shinta yang menginginkan Rama

Dan aku adalah UPS yang tak ingin kehilangan PBS

Percayalah

Janji jingga yang selalu menemani pagi

Nyata membuka hari

Lembayung yang setia di kala petang

Ikhlas membuka malam

Gelinding mentari mencairkan es

Membawa berkah dariNya

Rambat rembulan membentuk sunyi

Membawa ridho dariNya

Rintik hujan untuk ladang gersang

Takkan ada panen raya

Desir debu untuk pantai

Takkan membentuk pulau

Tapi mereka pasti hadir

Entah kapan….

Belantara yang terlantar

Ditemani serdadu kumuh berbaju loreng

Kaisan rizki tak ada hasil

Tapi ayunan kaki tek kenal letih

Cacing tanah telah bosan mendengar tapak kakinya

Dedaunan  telah menjadi humus

Kubangan pun telah terisi penuh

Sang serdadu tetap berbaju loreng

Dengan langkah kaki tak setegap dulu

Terdengar bisik makhluk tanah mengurai senyum atas sabarnya

3 thoughts on “CINTA UNTUK SUAMIKU, KUMPULAN PUISI BUNDA URIP

    Kesty Utamy Jp said:
    Desember 23, 2011 pukul 1:35 pm

    cinta untuk suamiku……..semoga cinta kita u/slmanya

    wiranto bukan hanura said:
    Maret 9, 2012 pukul 7:05 am

    kapan rabi meneh, pak

    Tantri said:
    Oktober 1, 2012 pukul 8:31 am

    Puisinya membtku smkin menyayangi suamiku…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s