Review I-PHONE

Posted on

newsimageiPhone adalah telepon genggam produksi Apple Inc. yang memiliki fungsi kamera, pemutar multimedia, SMS, dan visual voicemail. Selain itu telepon ini juga dapat dihubungkan dengan internet, misalnya untuk mengirim email, menjelajah web, dan lain-lain. Antarmuka dengan pengguna adalah layar multi-touch dengan papan ketik virtual dan tombol. iPhone generasi pertama mulai dipasarkan pada 29 Juni 2007 di AS dengan harga US$499 untuk model 4 GB dan 599 untuk 8 GB. Generasi berikutnya, yang menambahkan fitur 3G dan A-GPS diluncurkan di berbagai negara pada 11 Juli 2008.

I-Phone, sebuah produk fenomenal buatan Apple, yang saat ini sudah mulai dijual di beberapa negara Eropa, ditargetkan terjual sebanyak 10 juta unit pada tahun ini. Di Indonesia pun anda juga dapat membeli I-Phone yang sudah diunlocked (agar bisa digunakan dengan sim card operator seluler Indonesia), dengan harga 6 juta-an rupiah saja, masih lebih murah dibandingkan E90 Communicator milik Nokia.

Bagi saya yang belum punya, memang penasaran juga seberapa keren dan canggihnya ponsel ini, sampai di Eropa sana saja orang ngantri untuk membeli I-Phone, dan di Indonesia beberapa bulan yang lalu, ada orang mau menjual I-Phone dengan harga Rp 15 juta,- (mending beli motor kali…). Akhirnya saya bisa memegang dan mencoba I-Phone beberapa hari yang lalu, milik teman saya (yang katanya tidak beli, dikasih orang Singapore) dan sudah di unlocked, menggunakan simcard IM3.

Saat memegang ponsel tersebut memang kesan stylish begitu melekat, dan dengan sombongnya dia memamerkan fitur fitur yang menurut saya memang cool…. Dia membuka galeri foto-nya, dan I-Phone tersebut diputar 90-360 derajat, dan gambar foto yang ada di galeri secara otomatis posisinya mengikuti, tanpa menyentuh 1 tombol pun (produk ini juga minim tombol). Lalu dia membuka sebuah foto yang agak kecil ukurannya, kemudian menggunakan 2 jari melakukan zoom in dan zoom out foto tersebut (dalam hati saya memang produk ini keren sekali). Kemudian pindah ke menu i-pod, dan masuk ke direktori lagu, dia cukup menggerakan jarinya secara perlahan, dan daftar lagu di direktori tersebut turun scroll ke bawah (tampilannya sangat bagus), tapi kebetulan dia tidak membawa ear phone-nya, jadi saya tidak mencoba kualitas audio-nya, tapi teman saya bilang kualitasnya tidak beda dengan I-Pod. Kemudian ada juga browser Safari untuk mengakses website, dan kelebihannya browser tersebut bisa support beberapa window, dan posisi melihatnya bisa juga secara miring (digeser 90 derajat).

Setelah itu saya memegang I-Phone tersebut sendiri, kemudian mulai mencoba coba menu-nya, dan sekarang kita masuk ke bagian payah-nya. Menurut teman saya beberapa fitur tidak bisa digunakan (karena versi unlocked), dan dia tidak bisa terkoneksi dengan internet melalui GPRS, karena tidak bisa setting-nya, tapi masih bisa terkoneksi internet menggunakan WIFI-nya (kalau menurut saya mungkin teman saya saja yang tidak bisa, pinjamkan seminggu, mungkin saya menemukan cara setting-nya). Ada shortcut untuk Maps (GPS), Youtube, Stocks (yang harus menggunakan koneksi internet), dan beberapa fitur lainnya.

Saya mulai dari fitur SMS, dimana ada virtual keyboard yang harus menggunakan tangan untuk mengetiknya (I-Phone memang tidak ada stylus-nya, dan dicoba pake stylus PDA tapi tidak bisa), kalau jari anda termasuk besar, anda akan kesulitan. Kemudian saya masuk ke fitur phonebook, yang anda simpan harus sama persis nomornya, karena kalau tidak sama tidak akan keluar nama-nya, contoh anda memasukkan nomor 0818, tapi begitu anda menerima telpon akan keluar +62818, jadi pada saat memasukkan phone book, harus menggunakan +62818, kalau ingin keluar nama penelponnya. Kemudian berdasarkan cerita teman saya ada kekurangan lainnya seperti ring tone MP3 bisa digunakan kalau file tersebut ada licence untuk bisa dijadikan ring tone, kemudian untuk transfer file harus menggunakan dock-nya, lalu manual harus download di internet.

Secara umum ponsel ini memang keren dari segi tampilan, karena gambarnya juga sangat halus, tapi kalau dibandingkan fitur-nya menurut saya biasa saja, apalagi I-Phone belum support jaringan 3G, dan hasil kamera 2 megapiksel-nya standard. Jadi kalau anda berniat ingin gaya, I-Phone bisa jadi salah satu pilihan anda, cukup nitip teman di Amerika dengan harga US$399, dan tambahan 1 juta rupiah unlocked di ITC Roxy Mas, totalnya tidak sampai 5 juta rupiah. Tapi kalau anda mementingkan fitur, mungkin cukup beli Nokia N95 saja, dengan harga yang tidak beda jauh, tapi fiturnya sudah jauh lebih baik.

I-Phone, biasa aja tuh…. 🙂

Sumber: http://www.mobimarketing.wordpress.com

Iklan

2 thoughts on “Review I-PHONE

    the Adipati said:
    April 17, 2009 pukul 4:08 am

    masa seh wo, mungkin itu I-Phone unlocked versi “selundupan”, setau gw memang bisa I-Phone yg di locked, bisa dibuka disini, mungkin bukan spt yg ditawarin telkomsel yang versi resmi untuk Indonesia, masa segithu teganya… ini dugaan aja lho…

      callbowo responded:
      April 17, 2009 pukul 1:30 pm

      itu cuma review aja mas adipati, tapi secara pribadi Blackberry masih yang lebih terdepan dan tercepat dalam urusan akses internet, karena untuk dapat menikmati layanan Blackberry internet service, kita harus registrasi secara periode.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s