Law Of Attraction “Hukum Keterikatan”

Posted on Updated on

Tanpa disadari, ada getaran hebat yang sedang bekerja dalam diri anda. Ia seperti “magnet hidup” yang mampu menarik benda-benda atau hal-hal yang anda dambakan dan menolak apa pun yang tak anda inginkan. Inilah prinsip kerja Law of Attraction (Hukum Ketertarikan). Namun tidak semua orang sadar dan tahu bagaimana menggunakannya dengan baik. Memang kemampuan daya tarik ini bisa diperoleh karena bakat. Tetapi sebenarnya juga bias dipelajari. Seberapa baiknya kemampuan daya tarik anda, tergantung pada apa dan bagaimana anda melakukannya.
Pernahkan anda mendengar cerita tentang orang yang terus menerus gagal menjalin hubungan yang harmonis, atau terjerat dalam pola hubungan yang itu-itu saja? Sesungguhnya prinsip kerja Hukum keterikatan juga berlaku pada orang-orang itu. Hukum keterikatan adalah segala sesuatu yang saya pikirkan dengan segenap perhatian, energi, dan konsentrasi pikiran, baik hal yang positif maupun negative, akan datang dalam kehidupan saya.

Dalam Hukum Keterikatan ada yang dinamakan dengan getaran (perasaan) positif dan negative. Dengan mengenali perasaan yang bergejolak di hati anda, kapan saja anda bisa mengetahui apakah getaran yang anda pancarkan itu bersifat negative atau positif. Getaran negative dapat berupa kekecewaan, kesendirian, kekurangan, kesedihan, kebingungan, stress amarah, sakit hati. Sedangkan getaran Positif berupa kegembiraan, cinta, kesenangan, kemakmuran, kesenangan, kenyamanan, kasih sayang.
Untuk mengetahui apakah getaran yang anda kirimkan positif atau negative, lihat saja akibat yang ditimbulkan oleh getaran itu terhadap kehidupan anda. Sesungguhnya akibat-akibat itu merupakan cerminan yang sempurna dari getaran-getaran tersebut. Sebagai contoh, ketika seseorang terbangun pada suatu senin pagi dengan perasaan agak kesal atau murung, sesungguhnya dia sedang memancarkan getaran negative. Dan ketika getaran itu dia pancarkan, seketika itu pula Hukum keterikatan memberikan reaksinya dengan memberikan banyak getaran yang sama sifat dan jenisnya. (Untuk dicatat: Hukum keterikatan selalu menyesuaikan diri dengan getaran anda, baik positif atau negative).
Lalu, setelah itu orang bangkit meninggalkan ranjangnya, terjadilah serentetatn kesialan: kakinya tersandung, terjebak kemacetan, lalu klien besarnya membetalkan transaksi dan akhirnya dia hanya menyesali diri .“Mestinya pagi tadi saya tak usah bangun tidur .”
Pada saat anda berbicara dan kalimat anda mengandung kata-kata jangan, tidak atau dilarang, sebenarnya anda mencurahkan perhatian dan energi penuh pada sesuatu yang tidak anda inginkan. Oleh sebab itu bertanyalah pada diri anda sendiri “Jadi, Apa Yang Saya Inginkan”. Ubah kata-kata negative menjadi kata positif, seperti : jangan panic dengan tenang sajalah, jangan lupa dengan tolong diingat dan saya tak mau sakit karena ini dengan saya pasti baik-baik saja.
Ada 3 Tahapan Hukum Keterikatan
1. Kenali hasrat keinginan anda
2. Berikan perhatian pada Hasrat itu
3. Biarkan dia menjelma nyata

1. Kenali Hasrat Keinginan Anda
Sangat sulit untuk mengetahui apa yang diinginkan, namun sangat mudah menyebutkan hal-hal yang tak diinginkan. Oleh karena itu untuk mengetahui hal-hal yang kita inginkan adalah dengan mengenali kontras, sesuatu yang tidak anda inginkan dan membuat anda tidak nyaman. Mengenali kontras diperlukan untuk menberikan gambaran yang lebih jelas mengenai apa yang sungguh anda inginkan. Amati kontras sebentar saja, lalu alihkan focus pikiran dari apa yang tidak anda inginkan kepada yang benar-benar anda kehendaki.
Sebagai Contoh, anda buat lembar kerja proses apa yang anda ingingkan pada aspek situasi keuangan anda. Kontras (hal-hal yang tdak sukai) : uang saya tak cukup, banyak rekening/ tagihan, uang hanya cukup untuk bertahan hidup, penghasilan tidak pasti, rejeki keluarga saya memang seret, tak bisa membeli apa yang saya inginkan dll. Kejelasan (hal-hal yang saya sukai) : Uang yang berlimpah, cepat dan mudah membayar tagihan, selalu ada kelebihan uang, arus pemasukan yang ajeg dari berbagai sumber, saya mudah mencari uang, selalu ada cukup uang untuk membeli apa yang saya ingingkan. Jadi kejelasan menjadi hal-hal yang anda inginkan yang akan anda catat dalam lembar kerja anda untuk diingat. Kenalilah hal-hal yang membuat anda merasa senang dan jadikan itu sebuah kebiasaan.

2. Berikan Perhatian Pada Hasrat Keinginan Anda
Hukum keterikatan akan mendatangkan sesuatu yang anda berikan segenap perhatian, energi dan focus. Pada tahap ini anda akan belajar cara melakukanya, cukup dengan memilih kata yang tapat. Jadi anda tidak cukup hanya mengenali keinginan anda, anda harus memberinya perhatian positif. Dengan memberinya perhatian positif, anda akan meningkatkan getaran hasrat itu, karena hukum keterikatan akan melipatgandakan apa saja yang anda perhatikan atau pikirkan dengan segenap energi dan focus pikiran.
Pada tahap 2 ini kita dapat membuat perumpamaan bahwa disekitar kita terdapat banyak sekali gelembung getaran yang kita pancarkan. Gelembung getaran anda memuat semua getaran yang anda pancarkan. Anda harus memasukan getaran hasrat anda kedalam gelumbung getaran ini. Sebuah pernyataan hasrata akan membantu memasukan getaran hasrat anda ke dalam gelembung hasrat itu. Penegasan anda akan membuat anda tak nyaman jika sisi pernyataannya tidak benar dan tidak nyata. Hukum keterikatan akan mersepon apa yang anda rasakan tentang penegasan itu.

3. Biarkan Hasrat Itu Menjelma Menjadi Nyata
Anda heran mengapa keinginan anda tak juga terwujud? Cepat atau lambatnya keinginan anda terwujud tergantung pada keseriusan dan keihklasan anda membiarkannya menjelma nyata. Dan ini merupakan tahap yang paling penting dan menentukan. Merelakan berarti meniadakan semua keraguan, karena keraguan adalah getaran negative. Getaran negative akan menggagalkan getaran positif dari hasrat keinginan. Menemukan bukti bahwa orang lain dapat melakukan atau memiliki apa yang anda inginkan dapat mengusir keraguan di hati anda. Ada 10 instrumen yang membantu anda merelakan
a. Rayakan semua bukti hukum keterikatan
b. Catat semua bukti hukum keterikatan
c. Berikan penghargaan dan rasa syukur
d. Gunakan ungkapan “Aku sedang dalam proses”
e. Gunakan ungkapan “Aku telah memutuskan”
f. Gunakan ungkapan :banyak hal bisa terjadi”
g. Mintalah Informasi
h. Buatlah kotak penampung hasrat
i. Ciptakan sebuah ruang hampa
j. Biarkan hukum keterikatan mencari jawabannya

Sumber : Buku Law Of Attraction, Penulis Michael J. Losier. Ufuk press, 2007

Iklan

2 thoughts on “Law Of Attraction “Hukum Keterikatan”

    arifr said:
    November 22, 2008 pukul 7:16 am

    nice artikel, mana nih artikel lainnya

    RicKy said:
    November 26, 2008 pukul 9:32 pm

    Pinjem bukuny ngapa wo!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s