FOOD BASIC (7), Training Karyawan

Posted on Updated on

Rencana dan pengaturan program keamanan makanan yang terbaik akan menghasilkan hasil yang cukup kecuali jika berbagai macam departemen dan karyawan individu dalam perusahaan telah mengerti akan pentingnya sanitasi/kebersihan. Keberhasilan dari program tergantung dari setiap individu yang melaksanakan tugasnya. Oleh karena itu, semua sarana dapat digunakan untuk memunculkan minat dan untuk memotivasi karyawan sebaiknya perlu mendapatkan pertimbangan

PELATIHAN DAN MOTIVASI

Semua managemen dan personil pengawas sebaiknya berbagi tanggungjawab terhadap pelatihan dan motivasi terhadap karyawan bawahannya. Karyawan yang telah diberikan informasi dengan baik cenderung akan bekerja pada standar yang lebih tinggi dibandingkan tanpa suatu petunjuk tentang keadaan yang kita harapkan.

Seringkali kita berharap karyawan untuk membuat keputusan-keputusan mengenai kerja mereka dan akhirnya kita kecewa dengan hasilnya. Salah satu jalan untuk menghindarinya adalah dengan mengenalkan informasi yang sama tentang keputusan yang telah kita buat sehingga dapat diterima oleh karyawan juga. Terdapat banyak metode training yaitu meliputi instruksi individu dan “on the Job Training”. Poster dan bulletin seringkali dapat menolong jika dipasang dengan sesuai dan pemasangannya tidak terlalu lama didalam suatu area. Training dengan menggunakan computer, video, slide show dan percakapan singkat untuk kelompok karyawan yang saling berhubungan kerjanya didalam pabrik yang besar dapat membantu jika mereka berani dan langsung pada pokok permasalahan. Perhargaan khusus non- keuangan untuk pekerjaan yang dapat dikerjakan secara sempurna, seperti tempat pengumuman untuk mengumumkan karyawan bulan ini, boleh digunakan sebagai usaha untuk menjaga motivasi dan keikutsertaan karyawan.

TANGGUNG JAWAB

Beberapa training dasar GMP yang harus dipertimbangkan.
Tanggungjawab – Setiap individu dalam suatu perusahaan makanan, termasuk manajemen, personil maintenance dan karyawan produksi, telah mempunyai suatu tanggungjawab untuk melindungi produk dari kontaminasi. Pelanggan percaya bahwa setiap karyawan telah memastikan bahwa produk makanan yang diproduksi sudah aman seluruhnya.

PAKAIAN DAN SEPATU

Pakaian – Barang-barang yang terbawa didalam kantong baju dan kancing merupakan sumber potensial masuknya benda asing kedalam makanan. Pakaian sebaiknya mempunyai tali pengikat untuk mencegah kehilangan kancing dan tidak ada kantong untuk membawa barang-barang yang dapat dibawa karyawan masuk ke area produksi sehingga dapat jatuh keatas produk

Sepatu – Sepatu sebaiknya digunakan sehingga dapat menjaga agar menjaga kondisi tetap bersih dan layak untuk berproduksi. Sandal atau sepatu yang terbuka sebaiknya tidak diperbolehkan masuk keseluruh fasilitas produksi.

PERHIASAN DAN RAMBUT

Perhiasan – Untuk mengurangi kontaminasi potensial terhadap benda asing dan bakteri, perhiasan dan jenis lain yang tidak aman dan secara efektif tidak bisa dibersihkan seperti cincin berbatu, giwang, kalung, jam tangan dan bros sebaiknya tidak diijinkan berada didalam area proses.

Rambut – Rambut yang ada didalam produk makanan akan menyebabkan penolakan secara cepat dari pelanggan. Selain itu, rambut mungkin juga sebagai pembawa bakteri yang tidak diinginkan. Dalam keseluruhan proses, semua usaha sebaiknya dilakukan untuk mencegah kontaminasi dengan menggunakan penahan rambut secara efektif seperti pemakaian jaring rambut, bonnets dan penutup jenggot. Pemakaian yang efektif dan sesuai berarti memasukkan semua rambut kedalam jaring rambut, bonnet atau penutu jenggot.

BARANG-BARANG PERSONIL TERMASUK ROKOK DAN MAKANAN

Barang-barang pribadi – Pakaian dan barang-barang pribadi karyawan, seperti sejenis tas, koran, rokok atau obat-obatan, sebaiknya disimpan kedalam loker karyawan atau area penyimpanan yang telah ditentukan dan tidak boleh dibawa ke dalam line proses atau kedalam area dimana makanan terbuka/tidak terlindungi atau peralatan dan perlengkapan yang sudah dicuci.

Rokok/makanan- Makan makanan dari line, makan atau menyimpan snack, permen karet atau menggunakan atau menyimpan rokok dilarang didalam semua area dimana produk tidak terlindungi atau dimana peralatan dan perlengkapan yang sudah dicuci. Semua makanan, minuman dan rokok sebaiknya dipisahkan diarea yang telah ditentukan.

PENGUNJUNG DAN KERJA TIM

Pengunjung/tamu – Program training sebaiknya diadakan untuk semua personil kantor, pengunjung dan kontraktor yang masuk ke dalam perusahaan dan membuat mereka mengerti tentang kebijakan dan cara kerja perusahaan.

Kerja tim – Karyawan sebaiknya diberi dorongan untuk melaporkan semua kondisi, seperti pembersihan peralatan yang kurang sesuai, kenampakan serangga, bocoran grease atau oli, serpihan cat, lampu yang tidak terlindungi atau beberapa kondisi yang memungkinkan menyebabkan adanya kontaminasi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s