Food Basic (2), Program Sanitasi

Posted on Updated on

Untuk membantu penjelasan lebih jauh mengenai ketentuan FDA, GMP diterbitkan pada tahun 1970-an untuk membantu produsen makanan mengenai penjelasan kata ”mungkin” pada bagian 402(a)(4). GMP menerbitkan kriteria hukum dimana hukum diterapkan dan panduan (guidelines) perusahaan harus mengikutinya untuk membuat kebijakan dan prosedur guna mengoperasikan dengan aman berdasarkan pada alur produksi mereka. GMP mensyaratkan bahwa orang-orang yang dipekerjakan di bagian produksi makanan harus mempunyai pemahaman dasar mengenai prinsip-prinsip keamanan makanan untuk produk tertentu (specific). Produsen makanan harus tahu bagaimana menyediakan bahan baku yang baik (layak) dan aman serta prosedur yang disyaratkan untuk pembuatan dan pendistribusian yang aman bagi produk.

Penjelasan ini akan meliputi dasar-dasar dalam pembuatan program sanitasi. Sanitasi yang layak (baik) tidak terjadi karena kebetulan. Setiap fasilitas, tidak peduli ukurannya, harus terencana, terorganisir dan program sanitasi yang diatur dengan baik.

METODE SANITASI

KOREKTIF

Secara umum ada dua metode untuk mempertahankan sanitasi, yakni:

Korektif – Metode ini digunakan untuk menghilangkan atau meminimalkan kondisi yang tidak diinginkan hanya apabila kondisi tersebut telah ditemukan. Misalnya, metode untuk mengendalikan tikus dengan menunggu sampai populasi tikus meningkat, kemudian melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menghilangkan tikus tersebut. Dengan metode ini, tidak ada tindakan pengendalian secara permanen dan kemungkinan besar tikus akan tetap menjadi masalah. Menurut FDC Act, seorang investigator FDA tidak akan menerima penjebakan tikus sebagai praktek yang dapat diterima dalam program untuk keamanan makanan.

PREVENTIF

Preventif – Metode lain, yang jauh lebih baik, adalah dengan melakukan tindakan pencegahan. FDC Act hampir mengharuskan pendekatan secara preventif. Hal ini meliputi perawatan pabrik sedemikian rupa sehingga tidak mungkin kondisi yang tidak diinginkan dapat terjadi. Dalam sanitasi secara preventif, kesulitan yang ada diantisipasi dan program-program dikembangkan untuk mencegah berkembangnya kondisi yang tidak diinginkan. Metode ini memerlukan pengetahuan mengenai masalah yang potensial; misalnya, cara operasional yang tidak baik, serangga, tikus, bakteri, jamur dan benda asing lainnya yang dapat mengakibatkan kontaminasi terhadap produk.

HOUSEKEEPING

Sanitasi secara preventif didasarkan pada antisipasi masalah dan adanya program-program yang sesuai untuk mengurangi atau menghilangkan akibat masalah tersebut terhadap produksi makanan yang aman.Ini memerlukan personil yang terampil dan terlatih dalam departemen sanitasi dan personel produksi dan perawatan yang mengerti tentang masalah keamanan pangan. Semua staff harus mau bertanggung jawab terhadap peranan mereka masing-masing dalam program keamanan pangan.

Perawatan dengan baik penting bagi pabrik makanan karena dapat mengurangi resiko kontaminasi produk setiap harinya. Dan lagi, pabrik yang mempraktekkan sanitasi dengan baik setiap hari umumnya tidak menemukan serangan hama atau perlu menggunakan pestisida.

TANGGUNGJAWAB MANAGEMEN

Personil yang bertanggung jawab terhadap program keamanan pangan harus memiliki pengetahuan mengenai prinsip-prinsip sanitasi yang baik, cara pembersihan yang benar, penggunaan zat kimia, criteria desain, dan mungkin yang paling penting, mengenai cara memotivasi orang. Program-program yang penting meliputi Master Cleaning Schedule, mendokumentasikan prosedur untuk setiap pekerjaan, merencanakan dan melaksanakan program training untuk pekerja, dan program-program monitoring yang perlu untuk memastikan program yang dikembangkan telah sesuai untuk pabrik yang bersangkutan.

Setiap pabrik harus memiliki komite keamanan pangan yang bersifat formal. Komite ini harus melakukan 3 hal. Pertama, merencanakan dan membuat program keamanan pangan. Kedua, menginspeksi secara menyeluruh proses pelaksanaan untuk meninjau adanya kegagalan dalam semua aspek program keamanan pangan, dan ketiga, untuk memastikan bahwa kekurangan/kegagalan ini dihilangkan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s