FOOD BASIC (1), Apakah Produk Makanan Yang Aman Itu?

Posted on Updated on

Apakah produk yang aman itu? Mengkaji keamanan makanan biasanya dimulai dengan pertanyaan itu. Produk makanan yang aman tidak terkontaminasi dan tidak akan menyakiti atau mencelakakan konsumen (pengguna). Semua produk yang secara langsung maupun tidak langsung akan mengakibatkan cedera, sakit atau bahkan kematian dianggap telah terkontaminasi. Kontaminasi ini dapat berupa bakteri, jamur, virus, pestisida, bahan pembersih, logam, oli, bahan kimia beracun atau bahkan bahan ingredient yang tidak tercantum dalam label yang mungkin bersifat alergen. Program keamanan makanan di perusahaan harus merupakan bagian menyeluruh dari aktivitas harian.

Produk makanan yang aman adalah makanan yang tidak mengandung kontaminan yang dapat menyakiti konsumen melalui cara apapun ketika makanan telah dikonsumsi. Kebersihan produksi, mengamankan produk makananan tidak hanya merupakan kewajiban moral saja tetapi juga merupakan kewajiban secara hukum.

Ketentuan FDC 1938

Ketentuan U.S. Food Drug and Cosmetic (FDC Act) tahun 1938 merupakan suatu hukum federal yang diterapkan oleh Food and Drug Administration (FDA/ badan yang memantau masalah makanan, dan obat-obatan di Amerika)
Bagian dari ketentuan itu adalah sebagai berikut:

”Makanan akan dianggap rusak bila seluruh atau sebagian dari makanan itu terdiri dari kotoran atau bahan-bahan yang telah membusuk, atau jika ada sesuatu yang tidak menyehatkan untuk makanan.”

Ketentuan FDC lebih jauh lagi menyatakan:

” Makanan akan dianggap rusak bila makanan itu telah disiapkan, dikemas, atau ditangani dalam kondisi yang tidak bersih atau mungkin sudah terkontaminasi oleh kotoran atau mungkin telah menjadi sesuatu yang dapat mengakibatkan gangguan kesehatan.” Bagian 402(a)(4)
Apa yang membuat bagian dari ketentuan FDC ini unik yaitu pemerintah tidak memerlukan untuk menemukan atau membuktikan secara aktual bahwa produk telah terkontaminasi sehingga dapat dituntut. FDA hanya perlu mendokumentasikan jika kondisi itu ada dan dapat menyebabkan kontaminasi produk. Cat yang mengelupas diatas produk yang terbuka, aktivitas tikus atau serangga diarea dimana produk dibuat atau disimpan, dan masalah-masalah struktural (structural issues) yang akan memnyebabkan kontaminasi produk akan dianggap sebagai pelanggaran terhadap Ketentuan FDC. Untungnya, Ketentuan FDC diterapkan secara seragam (sama) diseluruh negara.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s